Mahasiswa Pendidikan IPA Fakultas Pendidikan Eksakta Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Greenhouse Yayasan Kasuari Tanah Papua

Mahasiswa Pendidikan IPA Fakultas Pendidikan Eksakta Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Greenhouse Yayasan Kasuari Tanah Papua

Mahasiswa Pendidikan IPA Fakultas Pendidikan Eksakta Laksanakan Kunjungan Edukatif ke Greenhouse Yayasan Kasuari Tanah Papua

Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA Semester 6 Fakultas Pendidikan Eksakta melaksanakan kegiatan kuliah lapangan berupa kunjungan edukatif ke Greenhouse Yayasan Kasuari Tanah Papua pada Sabtu, 23 Mei 2026. Kegiatan tersebut bertujuan untuk melihat secara langsung keanekaragaman hayati Papua yang dikonservasi oleh Yayasan Kasuari Tanah Papua.

Kegiatan yang berlangsung di Jalan Jambu, Kelurahan Malawili, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya ini diselenggarakan oleh Program Studi Pendidikan IPA Fakultas Pendidikan Eksakta bekerja sama dengan Yayasan Kasuari Tanah Papua. Sebanyak 20 mahasiswa mengikuti kegiatan dengan didampingi oleh Wakil Dekan Fakultas Pendidikan Eksakta serta Ketua Program Studi Pendidikan IPA.

Dalam kunjungan tersebut, tim Yayasan Kasuari Tanah Papua bertindak sebagai narasumber dan pemandu kegiatan. Para mahasiswa diperkenalkan dengan berbagai jenis tanaman endemik Papua yang dibudidayakan di greenhouse yayasan. Selain mengenal jenis tanaman, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik pembudidayaan, perawatan tanaman, serta asal daerah dari masing-masing spesies yang dikoleksi.

Beragam tanaman khas Papua menjadi daya tarik utama dalam kegiatan tersebut, khususnya koleksi anggrek endemik dan berbagai jenis tanaman sarang semut yang memiliki nilai ekologis dan manfaat kesehatan. Mahasiswa tampak antusias saat mengeksplorasi greenhouse dan berdiskusi langsung dengan tim yayasan mengenai karakteristik serta upaya konservasi tanaman-tanaman tersebut.

Pihak Yayasan Kasuari Tanah Papua menyampaikan apresiasi atas kunjungan mahasiswa yang dinilai menunjukkan kepedulian generasi muda terhadap pelestarian lingkungan dan biodiversitas Papua.

“Kami sangat merespons positif kunjungan dari adik-adik mahasiswa. Ini berarti masih ada generasi muda yang tertarik dengan keanekaragaman hayati, khususnya di Papua. Harapannya ke depan semakin banyak generasi muda, terutama Orang Asli Papua, yang dapat melakukan riset maupun berkolaborasi dalam pengembangan dan pelestarian keanekaragaman hayati Papua,” ujar Bapak Dwi Suratman, S.Pd. selaku Direktur yayasan.

Sementara itu, Delila Malat, salah satu mahasiswa peserta kegiatan mengaku memperoleh banyak pengetahuan baru selama mengikuti kunjungan lapangan tersebut.

“Saya memperoleh banyak ilmu baru karena jujur banyak tanaman yang baru saya lihat di sini. Ternyata tanaman sarang semut memiliki banyak jenis, dan ini membuktikan bahwa Pulau Papua memang sangat kaya akan keanekaragaman hayati,” ungkapnya.

Melalui kegiatan kuliah lapangan ini, mahasiswa diharapkan mampu meningkatkan wawasan, kepedulian, dan minat penelitian terhadap kekayaan flora Papua. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana pembelajaran langsung yang memperkuat pemahaman mahasiswa mengenai pentingnya konservasi keanekaragaman hayati sebagai bagian dari warisan alam Papua yang perlu dijaga bersama.