Lagi, Dua Dosen Pendidikan IPA Lolos DPL Kampus Mengajar 8

Lagi, Dua Dosen Pendidikan IPA Lolos DPL Kampus Mengajar 8

Lina Kumalasari, M.Pd. dan Endra Putra Raharja, M.Pd., dua dosen Program Studi Pendidikan IPA Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong, kembali meraih prestasi dengan terpilih sebagai Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dalam Program Kampus Mengajar angkatan 8. Prestasi ini mengulangi keberhasilan yang sama saat mereka lolos pada angkatan sebelumnya, Kampus Mengajar 7.

Program Kampus Mengajar merupakan salah satu wujud implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM), di mana dosen bertugas memberikan pendampingan kepada mahasiswa dalam kegiatan mengajar di sekolah-sekolah. Dalam Program Angkatan 8 ini, Lina dan Endra berperan dalam membimbing para peserta dalam mempersiapkan transformasi pembelajaran, terutama di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal). “Kami merasa terhormat dapat kembali berkontribusi melalui program ini, membantu generasi muda dalam mengatasi kesenjangan pendidikan,” ujar Endra Putra Raharja.

Pendampingan para DPL kali ini difokuskan pada penguatan literasi, numerasi, dan mitigasi perubahan iklim dalam konteks pembelajaran interaktif. Hal ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah-wilayah yang memerlukan intervensi khusus. Lina Kumalasari menambahkan, “Kampus Mengajar tidak hanya memberikan kesempatan bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi media bagi dosen untuk berperan aktif dalam meningkatkan mutu pendidikan di daerah-daerah yang tertinggal.”

Program pendampingan dimulai dengan pelatihan intensif yang diselenggarakan pada 5-6 September 2024 di ASTON Sorong Hotel & Conference Center. Selama dua hari tersebut, para peserta, termasuk Lina dan Endra, mendapatkan pengarahan langsung dari Kepala Balai Pengembangan Mutu Pendidikan (BPMP) Papua Barat, Josua Siahaan, serta beberapa pejabat dari Direktorat SD. “Kami disuguhkan informasi-informasi penting terkait transformasi digital dalam pembelajaran, yang sangat relevan dengan kondisi pendidikan di Indonesia saat ini,” ungkap Lina.

Selain pendampingan dalam aspek akademik, Program Kampus Mengajar 8 juga membekali para peserta dengan keterampilan praktis dalam mengelola tantangan pembelajaran di lapangan. Hal ini termasuk strategi mitigasi perubahan iklim dan praktik pembelajaran interaktif. Endra menyebutkan, “Keterampilan ini sangat dibutuhkan di sekolah-sekolah, terutama yang masih menghadapi keterbatasan sumber daya.”

Terpilihnya Lina dan Endra sebagai DPL dalam dua periode berturut-turut menunjukkan konsistensi mereka dalam mendukung program-program strategis Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Prestasi ini tidak hanya membawa kebanggaan bagi UNIMUDA Sorong, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Papua Barat.